Ikan Lemuru Atau Sardinella

Boleh bertanya kepada sepuluh orang teman mu wacana ikan lemuru. Niscaya sebagian besar, atau bahkan mungkin seluruhnya, bakal mengernyitkan dahi. Ikan apaan tuh? Tapi coba tanyakan wacana ikan sarden kalengan, tentu mereka akan menganggukkan kepala, menerangkan mengerti. Bahkan sangat mungkin mereka sering atau setidaknya pernah menyantapnya.

Di kalangan para fishing dan penjual ikan segar, lemuru tergolong ikan yang tidak disukai alasannya yaitu praktis busuk. Dulu, ketika industri pengalengan ikan belum berkembang, nasib lemuru tidak berbeda dengan jenis ikan lain yang biasa dijual di pasar tradisional, Di kawasan hidupnya di perairan Selat Bali, ikan ini punya banyak sebutan. Jika ukuran badannya masih mungil (sekitar 10 cm), dia dipanggil semenit atau sempenit. Jika beranjak remaja dan panjang badannya sekitar 12 cm, dijuluki protolan. Pada dikala dewasa, ketika mencapai 15 cm, disebut lemuru, tanpa embel-embel. Kalau lebih bongsor lagi, dipanggil lemuru kucing atau ikan kucing

Ikan lemuru memang masih sekeluarga sarden-sardenan dan mungkin biasanya kalau orang barat menyebutnya trout fish. Dari segi nutrisi pun ikan lemuru tidak kalah bergizi dibandingkan dengan sarden jepang. Bedanya cuma perkara kawasan hidup, Di Indonesia, pasaran ikan kaleng pelagis (ikan permukaan laut) didominasi ikan sarden (sardines) dan makarel (mackerel). Khusus produk ikan sarden kalengan domestik, materi bakunya sanggup dipastikan ikan lemuru (Sardinella lemuru). Ikan ini banyak terdapat di Selat Bali, wilayah perairan antara Banyuwangi (Jawa Timur) dan Bali. Dalam versi Inggris, ikan ini disebut bali sardinella. Sementara, yang populer sebagai ikan sarden sesungguhnya sarden jepang (Sardinella melanostica).

Kakiku lagi pegel-pegel abis main futsal kemaren sore bersama temen2, waktu bukak blog ini ada pertanyaan dari mbak fanny Sang Cerpenis, di muncar ada pabrik pengalengan ikan sarden ya? ada kok mbak pabrik-pabrik di muncar yang memproduksi ikan kalengan, ada PT Sumber Yala, PT Maya Muncar, PT Pasififik Harvest, PT Blambangan Raya, PT. Avila Prima dll , ada juga pabrik tepung ikan,pabrik terasi,pabrik ikan pindang, pakan udang, ikan asin dll

Bapak dan Ibu saya waktu masih muda mereka berdua kerja di pabrik tepung ikan dan sarden, jikalau Ibu waktu muda dulu bekerja Pengalengan ikan tepatnya di PT. Blambangan Raya, nah klo bapak bekerja di PT. Sumberyala Samudra, seiring dengan waktu Ortu sudah berhenti dari kerja dan waktu saya masih kecil walaupun pabrik-pabrik tersebut deket dengan rumah, saya belom pernah masuk kesitu, paling-paling cuman melihat saja waktu lewat disaat abis jalan-jalan di pantai, pernah juga ingin bekerja di pabrik Sarden tersebut, pengenya seh saya kerja disitu karna deket rumah..mau ngelamar di bab IT nya kali yaa