Perbandingan Kualitas Bahan Dasar Kursi Bonceng Anak

Ada peribahasa “tak kenal maka tak sayang”, ya peribahasa tersebut tidak hanya berlaku dalam memulai perkenalan dengan orang baru. Peribahasa tersebut juga berlaku untuk mengetahui kualitas sebuah barang yang ingin kita beli. Salah satu yang perlu kita kenali apabila kita ingin mengetahui kualitas sebuah barang adalah bahan dasar yang digunakan. Perkenalan dengan bahan dasar tersebut akan menghasilkan sebauh perbandingan di antara bahan dasar yang digunakan untuk membuat suatu barang. Begitu juga dengan kursi bonceng anak. Kita harus mengetahui bahan dasar apa saja yang biasa digunakan untuk membuat kursi bonceng motor untuk anak tersebut. Apabila kita tidak memiliki perbandingan antar bahan dasar yang digunakan tersebut maka sudah dapat dipastikan kita akan salah membeli barang dan juga manfaat yang kita rasakan tidak maksimal.

kursi bonceng anak

Biasanya yang menjadi bahan dasar dalam membuat kursi bonceng anak ini adalah besi stainless, rotan dan kayu. Dari ketiga bahan dasar tersebut jelas terdapat keunggulan dan kekurangan dari masing-masing bahan dasar tersebut.  Artikel ini akan mengulas satu persatu keunggulan dan kekurangan dari masing-masing bahan dasar yang biasa digunakan untuk membuat kursi bonceng motor untuk anak. Pertama, adalah besi sebagai bahan dasar untuk membuat kursi bonceng motor untuk anak. Semua orang pasti sudah mengetahui bagaimana sifat umum dari besi, yaitu kuat, dan tangguh. Kedua sifat umum ini akan terimplementasi dengan baik pada barang-barang yang dihasilkan dari besi ini. Maka sudah dapat dipastikan, barang-barang yang dihasilkan dari material ini akan kuat, tangguh serta tahan lama. Jangka waktu yang lama tersebut juga menjadi sebuah pertimbangan penggunaan besi sebagai material dasar.

Namun, kelemahan dari besi ini adalah prosesnya yang memakan waktu cukup panjang. Selain itu sifatnya yang kaku membuat para produsen cukup kesulitan dalam menyesuaikan bentuk-bentuk yang rumit. Bahan dasar kedua yang biasa digunakan untuk membuat kursi bonceng anak ini adalah rotan. Rotan memang sudah dikenal lama di Indonesia, bahkan Indonesia merupakan negara penyedia rotan sebanyak 80 persen untuk dunia. Manfaat dan nilai dari rotan sendiri sangat banyak. Di Indonesia biasanya rotan digunakan sebagai bahan dasar untuk membuat meja, kursi dan lemari. Penggunaan rotan sebagai bahan dasar untuk membuat alat-alat rumah tangga karena keunggulannya yang memiliki struktur kuat serta sangat mudah untuk menyesuaikan bentuk-bentuk yang rumit.

Bukti kalau rotan mampu menyesuaikan bentuk-bentuk yang rumit adalah alat pukul kasur. Selain rumit barang-barang yang dihasilkan oleh rotan ini memiliki nilai seni yang tinggi, seperti kursi bonceng anak. Namun seperti halnya besi, rotan juga memiliki kekurangan. Bahan dasar yang terakhir adalah kayu. Bahan dasar yang satu ini memiliki keunggulan seperti prosesnya yang mudah serta harganya yang terjangkau. Namun kelamahannya adalah mudah rapuh.