Coating Plastic, Solusi Tepat Jaga Panel Bodi Berbahan Plastik

Banyak sistem menjaga eksterior berbahan plastik. Yang pertama yaitu wax. Variasi bahan body protection ini, bersifat sementara. Pelapisan memakai tipe ini, cuma mampu bertahan sekitar dua pekan. Seandainya terlalu kerap mencuci mobil atau kerap terkena hujan, karenanya lapisan wax lebih pesat memudar. Bodi yang terlapisi kembali menjadi kusam.

Biasanya, wax atau pelembab sejenis, mempunyai karakteristik wet look. Tentu tipe seperti itu, mempunyai kandungan minyak di dalamnya. Sehingga dikala Anda meraba, terasa lengket. Kekurangan lainnya, debu dan kotoran mudah melekat di permukaan yang dilapis. Mau tak mau mesti rajin membersihkannya.

Metode pelindungan kedua berupa coating plastic. Di Indonesia, sistem ini tergolong anyar. Mungkin Anda lebih familiar dengan coating ceramic pada bodi kendaraan. Fungsinya mirip, tapi aplikasi dan bahan yang terkandung berbeda.

Melalui pengaplikasian coating plastic Auto Glaze, dikatakan mampu melindungi material plastik dua sampai tiga tahun. Tetapi dengan catatan pengaplikasian normal, yang tak terpapar matahari terus menerus. Kemudian manfaatnya, bisa merestorasi warna hitam pada panel plastik. Metode coating plastik ini berupa hydrophobic, seperti pada coating ceramic. Pori-pori plastik lebih kedap air dan tak lengket ketimbang pengaplikasian wax. Kemudian panel lebih bendung terhadap jamur.

“Coating plastic tergolong baru. Pemakaianya layak untuk Indonesia yang tropis. Materialnya kami ambil dari Jepang dan Malaysia yang diformulasikan buat keadaan di sini. Pengaplikasiannya mudah. Untuk mobil bisa sekitar empat jam saja. Cukup bersihkan permukaan plastik, kemudian kita oleskan bahan coating plastic. Untuk sepeda motor juga bisa,” papar Michael Limin, dari Auto Glaze Cengkareng.

Sekedar catatan, panel yang telah terlapis coating plastic, cuma mencegah kotoran melekat dan menjaga warna. Jadi, material terlapis tak antigores. Pengaplikasiannya, kata Michael, lebih layak buat eksterior mobil atau motor. “Bisa saja buat dasbor mobil. Tetapi kebanyakan pelanggan lebih menyukai mempertahankan sekadarnya saja. Bukan tampilan glossy pada dasbor,” lanjutnya.

Pengaplikasian pada sebuah skutik dibanderol sekitar Rp 300 ribu. Meskipun pada mobil belum ada harga yang pasti soalnya tergantung besar panel. Kisarannya di angka Rp 2 jutaan. “Tetapi tiap mobil punya material plastik yang berbeda. Jadi nantinya kami berikan harga layak pengaplikasian cairan itu. Satu botol isinya 5ml. Biasanya cukup buat satu mobil,” pungkasnya.

Suzuki Sumbangkan APV Ambulance

Para agen pemegang merek (APM) mobil bisa memberikan dukungan apa saja buat pemerintah. Salah satunya, dengan meyumbangkan unit mobil kreasi manufaktur mereka. Itulah yang dikerjakan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) yang menyumbangkan satu unit Suzuki APV.

Bukan sekedar Suzuki APV biasa, tapi telah dimodifikasi menjadi unit khusus karoseri ambulance. Untuk mensupport program pemerintah dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, SIS memberikan satu APV ambulans terhadap TNI AD Komando Daerah Militer Jaya/Jayakarta atau biasa diketahui sebagai KODAM Jaya.

Seremoni sumbangan dikerjakan seketika di Markas Kodam Jaya/Jayakarta. Penyerahan dikakukan secara simbolis oleh Setiawan Diinginkan selaku 4W Deputy Managing Director PT SIS dan Ariadi yang menjabat Vice President PT Sejahtera Buana Trada. Sementara yang mendapatkan, Pangdam Jaya Mayor Jendral TNI Teddy Lakhsmana.

Bukan tanpa alasan SIS menyerahkan APV Ambulans ke Kodam Jaya/Jayakarta. Pasalnya, sumbangan unit ambulans itu sejajar dengan program kerja Kodam Jaya/Jayakarta di bidang kesehatan. Dalam tugas operasional mereka, terdapat aktivitas pelayanan kesehatan terhadap prajurit dan masyarakat. Selain, dengan penyerahan unit ambulans itu, bisa memberi manfaat berarti bagi tiap aktivitas pelayanan kesehatan masyarakat.

“Pada dasarnya Suzuki benar-benar mensupport aktivitas yang berkontribusi positif untuk masyarakat. Bidang kesehatan yaitu salah satu pilar penting untuk mewujudkan masyarakat yang lebih bagus juga membutuhkan brankar. Dan kami benar-benar apresiasi apa yang dikerjakan Kodam Jaya/Jayakarta dalam hal memberikan pelayanan kesehatan untuk masyarakat. Dengan menyumbangkan unit APV Ambulans ini tentunya benar-benar menolong bagi para prajurit memberikan fasilitas pelayanan kesehatan dengan maksimal” papar Setawan.

APV Ambulans memakai basis mobil Suzuki tipe GL bertransmisi manual yang dirombak supaya tenaga angkutnya lebih luas. Tak itu, dalam kabin juga bisa mengakomodir kelengkapan medis. ada perubahan pada sektor performa, Suzuki APV memakai mesin 1.5 liter yang mewujudkan tenaga 94 telpon pintar dan torsi puncak 126 Nm.

Fitur keamanan Suzuki APV ini juga mewujudkan para tenaga kesehatan bisa berkendara lebih berkualitas dengan menghadirkan kenyamanan. APV Ambulans ini telah dilengkapi kelengkapan medis layak standar dengan karoseri ambulans dari Akindo dan Cakra Kejora.